Nama : Anindya Purnama Effendi
NPM : 21213054
Kelas : 1EB21
I.
Pendahuluan
Sistem
ekonomi adalah salah satu alat untuk mencapai tujuan bersama oleh suatu Negara
atau Bangsa. Telah kita ketahui ada 3 macam sistem perekonomian yang digunakan
di berbagai Negara di Dunia. Berbagai macam sistem ekonomi tersebut mempunyai
kesamaan yaitu untuk mencapai tujuan akhir, untuk dapat memakmurkan masyarakat
disuatu Negara tersebut agar masyarakat setempat dapat menikmati kekayaan,
keadilan, kemakmuran dan kemerdekaan yang seutuhnya. Lalu sistem apakah yang
digunakan oleh Indonesia? sudahkan Indonesia mencapai tujuan bersama?
II.
Isi
1.
Macam-macam
Sistem Ekonomi
o
Sistem
Ekonomi Terpusat/ Komando (Sosialis)
Sistem Ekonomi Terpusat atau
Sosialis adalah Sistem ekonomi dimana pemerintah memegang peranan yang
paling penting dalam pengaturan kegianan ekonomi. Kelebihan dari sistem ini
adalah kemakmuran masyarakat merata dan perencanaan pembangunan lebih cepat
direalisasikan namun ada beberapa kelemahan didalam sistem perekonomian
terpusat ini yaitu pemerintah lebih bersikap Paternalis (peratuan yang telah
diterapkan oleh pemerintah adalah benar dan harus dipatuhi), keterbatasan
masyarakat untuk memilih pekerjaan, memilih barang konsumsi yang mereka
kehendaki, dan adanya pemasungan daya kreasi masyarakat sehingga hampir
inisiatif, inovasi diprakarsai oleh pemerintah. Contoh beberapa Negara yang
menerapkan sistem ini yaitu RRC dan Negara-negara Eropa timur seperti Uni
Soviet.
o
Sistem Ekonomi
Liberal (Kapitalis)
Sistem Ekonomi Liberal atau
Kapitalis adalah sistem ekonomi yang menghendaki kebebasan seluas-luasnya bagi
masyarakat untuk melakukan tindakan ekonomi. Kelebihan Sistem Ekonomi ini yaitu
adanya persaingan sehingga mendorong kemajuan usaha namun sistem ini juga
mempunyai kelemahan yaitu kemakmuran masyarakat kurang merata sehingga terjadi
kesenjangan sosial, kemakmuran masyarakat tidak merata sehingga banyak
masyarakat yang masih hidup digaris kemiskinan.
o
Sistem
Ekonomi Campuran
Sistem Ekonomi Campuran adalah
sistem ekonomi campuran dari Sistem Ekonomi Terpusar (Sosialis) dengan Sistem
Ekonomi Liberal (Kapitalis) yaitu dimana sistem ini pemerintah memberi
kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha dalam melakukan kegiatan ekonomi,
tetapi pemerintah juga ikut campur tangan dalam perekonomian yang bertujuan
menghindari penguasaan secara secara penuh dari segolongan masyarakat terhadap
sumber daya alam.
2. Sistem Ekonomi yang digunakan di
Indonesia
Di dunia terdapat
tiga jenis sistem ekonomi seperti yang telah kita bahas diatas . Lalu sistem
ekonomi apakah yang digunakan oleh Indonesia?
Dari dua sistem
ekonomi (Sosialis dan kapitalis) yang telah dibahas diatas maka secara konsep
dan teori Negara kita lebih terpenting para penguasa, tidak mau dikatakan
menggunakan dua sistem ekonomi tersebut.. Mereka lebih memilih Sistem ekonomi yang
digunakan di Indonesia adalah sistem ekonomi Pancasila dan UUD 1945 lebih
tepatnya pasal 33.
Dalam konsep
Pancasila adalah untuk mengutamakan rakyat demi mencapai kesejahteraan mereka. Segala
sumber daya alam akan dikelola semaksimal mungkin untuk kemudian dikembalikan
ke masyarakat demi mencapai kesejahteraan, namun nyatanya tidak. Konsep ini
hanyalah sekedar teori yang ada didalam buku sedangkan yang diterapkan didalam
sistem ekonomi di Indonesia sesungguhnya adalah Sistem Ekonomi
Kapitalis/Liberal. Sumber daya alam yang seharusnya dikelola oleh Negara untuk
kemudian dipakai untuk mensejahterakan rakyat malah diberikan hak bagian
pengelolaannya kepada pihak asing dan Indonesia tidak mendapatkan bagian yang
bernilai. Keuntungan terbesar diberikan kepada perusahaan itu sendiri dan
pemerintah sendiri disuap untuk mau melakukan hal ini.
Ini lah bagaimana
penerapan realistis dari sistem ekonomi uang diterapkan di Indonesia yaitu
sistem ekonomi yang tidak berpihak oleh rakyat.
III.
Penutup
Kesimpulan
:
Dari pengertian diatas kita sudah
mengetahui apa tujuan dari masing-masing sistem ekonomi. Seperti halnya Indonesia
yang juga mempunyai sistem ekonomi Pancasila yaitu sistem ekonomi yang
mengutamakan kesejahteraan rakyat, namun sistem ini belum terealisasikan dengan
baik. Masih banyak rakyat miskin yang hidup di Indonesia, masih banyak
anak-anak yang belum bisa bersekolah, masih banyak rakyat yang menyantap nasi
hanya sekali sehari atau bahkan tidak sama sekali sedangkan banyak pula
petinggi-petinggi yang hidup dengan kemewahan. Lalu apakah sistem ekonomi
pancasila ini sudah terwujud? Tentu saja tidak, Pemerintah harus dapat
memperbaiki Sistem Ekonomi dengan cara tidak mempercayakan Sumber daya alam kepada
pihak asing sehingga keuntungan terbesar jatuh kepada pihak asing, pemerintah
harus bisa memberikan kesempatan kepada rakyatnya sendiri untuk mengelolanya
sehingga mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia dan menambah pendapatan
perkapita setiap kepala keluarga.
IV.
Daftar
pustaka