Selasa, 05 Januari 2016

BIBLIOGRAFI



ANINDYA PURNAMA EFFENDI
21213054
3EB24


A.    Pengertian Bibliografi
Bibliografi adalah sebuah daftar pustaka yang mencangkup isi dan deskripsi sebuah buku, hal tersebut meliputi, judul, pengarang, edisi, cetakan, kota penerbit, nama penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, ukuran tinggi buku dan ISBN. Kata bibliografi berasal dari bahasa Yunani dengan akar kata Biblion: yang berarti buku dan Graphein: yang berarti menulis, maka kata Bibliografi secara harfiah berarti penulisan buku. Dalam hal ini maka bibliografi berarti kegiatan teknis membuat deskripsi untuk suatu cantuman tertulis atau pustaka yang telah diterbitkan, yang tersusun secara sistematik berupa daftar menurut
aturan yang dikehendaki. Dengan demikian tujuan bibliofrafi adalah untuk mengetahui adanya suatu buku/pustaka atau sejumlah buku/pustaka yang pernah diterbitkan

B.     Fungsi Bibliografi
Fungsi sebuah bibliografi hendaknya secara tegas dibedakan dari fungsi sebuah catatan kaki. Referensi pada catatan kaki dipergunakan untuk menunjuk kepada sumber dan pernyataan atau ucapan yang dipergunakan dalam teks. Sebab itu referensi itu harus menunjuk dengan tepat tempat. dimana pembaca dapat menemukan pernyataan atau ucapan itu. Dalam hal ini selain pengarang, judul buku dan sebagainya. harus dicantumkan pula nomor halaman di mana pernyataan atau ucapan itu bisa dibaca. Sebaliknya sebuah bibliografi memberikan deskripsi yang penting tentang buku, majalah, harian itu secara keseluruhan. Karena itu fungsi catatan kaki dan bibliografi seluruhnya tumpang-tindih satu sama lain. Di pihak lain bibliografi dapat pula dilihat dan segi lain. yaitu ía berfungsi sebagai pelengkap dan sebuah catatan kaki. Mengapa bibliografi itu dapat pula dilihat sebagai pelcngkap? Karena bila seorang pembaca iugin mengetahui lebih lanjut tentang referensi yang terdapat pada catatan kaki. maka ia dapat mencarinya dalam bibliografi. Dalam bibliografi dapat mengetahui keterangan-keterangan yang lengkap mengenai buku atau majalah itu.

C.    Tujuan Bibliografi
Mendaftar/menyusun informasi mengenai buku serta bahan pustaka yang terkait dalam susunan logis dan bermanfaat. Untuk membantu pemakai dalam menentukan keberadaan sebuah bahan pustaka atau mengenali sebuah buku yang populer. Bagi peneliti , mengetahui subjek apa saja yang telah ditulis, memperoleh informasi yang actual, menghindarkan duplikasi penelitian. Sebagai sarana pemilihan buku (identifikasi, rincian bibliografis, dll). Sarana untuk mengetahui perkembangan buku. Untuk memudahkan pengguna maka dibuatlah indeks pengarang, subjek, tempat.
D.    Jenis-jenis Bibliografi
Jenis bibliografi yang dihasilkan dalam pembuatan publikasi sekunder akan tergantung pada jenis pustaka yang akan didaftar. Misalnya akan dibuat daftar yang berasal dari deskripsi katalog buku yang dimiliki perpustakaan, maka daftar tersebut dapat dinamakan daftar katalog. Sementara jika daftar yang disusun berdasarkan judul artikel suatu majalah, maka daftar tersebut dapat disebut daftar isi. Dari segi cara penyajian dan uraian deskripsinya, bibliografi dibagi menjadi:
1.       Bibliogrfi deskriptif
Yaitu bibliografi yang dilengakapi deskripsi singkat yang didapat dari gambaran fisik
yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau majalah, judul
artikel, nama pengarang, data terbitan (impresium), kolasi serta kata kunci dan abstrak
yang tertulis.
2.       Bibliografi evaluative
Yaitu bibliografi yang dilengkapi dengan evaluasi tentang suatu bahan pustaka.
Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau
artikel.

E.     Unsur-unsur Bibliografi dan contoh penulisannya
a)      Nama Pengarang, yang dikutip secara lengkap.
b)     Judul Buku, termasuk judul tambahannya.
c)      Data Publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke berapa, nomor jilid
buku dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
d)     Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah,
atau surat kabar, tanggal dan tahun.
F.     Cakupan Bibliografi
Dari segi cakupanya, bibliografi dapat dibagi menjadi:
·         Bibliografi retrospektif  Yaitu jenis bibliografi yang mencatat bahan pustaka yang telah diterbitkan pada jaman yang lampau. Misalnya “Bibliografi sejarah perang Dipenogoro”
·         Bibliografi terkini/current Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan yang sedang atau masih terbit saat ini. Contohnya Ulrich’s International Periodicals Directory.
·         Bibliograf selektif Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan tertentu dengan tujuan tertentu. Misalnya “Buku bacaan terpilih untuk anak usia pra sekolah”.
·         Bibliografi subjek Yaitu jenis bibliografi yang mencatat bahan pustaka atau artikel pada bidang ilmu dan subjek tertentu. Misalnya “Bibliografi khusus ternak kelinci”.
·         Biliografi nasional Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan suatu negara atau daerah regional tertentu. Contohnya “Bibliografi Nasional Indonesia”.
Penentuan cakupan/topik suatu bibliografi ditentukan berdasarkan berbagai pertimbangan antara lain :
• Permintaan pengguna
• Topik yang sedang berkembang atau yang banyak diperlukan saat itu
• Dokumentasi koleksi yang dimiliki
• Mandat instansi

G.    Bagian-bagian Bibliografi
Suatu deskripsi bibliografi biasanya terdiri dari :
-          Judul : berisi judul artikel atau judul buku yang akan dideskripsikan
-          Kepengarangan : berisi nama pengarang perorangan atau pengarang badan
korporasi
-          Sumber : berisi judul jurnal, judul prosiding, atau judul buku dimana informasi
tersebut berada.
-          Data terbitan (impresium): berisi data tentang kota terbit, nama terbit, dan tahun
terbit
-          Keterangan fisik buku (kolasi), yang berisi halaman lokasi artikel ditemukan.
-          Keterangan informasi, seperti kata kunci dan abstrak
-          Keterangan tambahan , seperti lokasi rak penyimpanan, kode call number,
perpustakaan pemilik bahan pustaka, dan sebagainya
H.     Penyusunan Bibliografi
a)      Nama pengarang diurutkan berdasarkan urutan abjad.
b)      Jika tidak ada nama pengarang, judul buku atau artikel yang dimasukkan dalam urutan
abjad.
c)       Jika untuk seorang pengarang terdapat lebih dari satu bahan refrensi, untuk refrensi
kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak diikutsertakan, tetapi diganti dengan
garis sepanjang 5 atau 7 ketikan.
d)      Jarak antara baris dengan baris untuk satu refrensi adalah satu spasi. Namun, jarak
antara pokok dengan pokok lain adalah dua spasi.
e)      Baris pertama dimulai dari margin kiri. Baris kedua dan seterusnya dari tiap pokok
harus dimasukkan ke dalam sebanyak tiga atau empat ketikan.

Sumber :

Rabu, 18 November 2015

Bisnis Online



ANINDYA PURNAMA EFFENDI
21213054
3EB24

Peluang usaha terdiri dari 2 kata yaitu “peluang” dan “usaha”. Peluang dalam bahasa Inggris Opportunity yang artinya kesempatan sedangkan usaha mengartikan daya untuk mendapatkan yang di inginkan, peluang usaha berarti kesempatan yang dapat di manfaatkan seseorang untuk mendapatkan apa yang di inginkan
Bisnis online adalah suatu aktivitas bisnis jasa maupun produk yang di tawarkan melalui media internet mulai dari negosiasi hingga kegiatan transaksi. Contoh bisnis online yang saat ini pesat berkembang adalah tokopedia, Olx.com, berniaga.com dan sebagainya.
Cara berbisnis online
1.       Menjual produk orang lain (reseller/dropship)
Reseller adalah menjual kembali suatu produk yang dilakukan penjual setelah penjual tersebut membelinya. Salah satu keuntungan reseller adalah tidak perlu untuk mencari barang-barang tertentu tetapi sudah ada yang menyediakan.
Toko online bersedia menyediakan barang dan bersedia mengirimkan barang pembeli dimana dalam kemasan tersebut nama toko online kita yang jadi pengirimnya. Contoh bisnis online seperti yang ada di instagram sepatu, baju, hijab dan sebagainya
2.       Membuka jasa didalam bidang tertentu
Contoh bisnis ini adalah SEO (seach engine optimization)
SEO adalah suatu teknik untuk memaksimalkan suatu website agar lebih di kenal atau lebih mudah dibaca oleh sheach engine.
3.       Bisnis online MLM
MLM adalah bisnis yang menawarkan kesempatan lebih baru untuk mendapatkan banyak uang dibandingkan dengan bisnis lain maupun pekerjaannya.

sumber :


https://www.idjoel.com/pengertian-peluang-usaha/
http://seribupeluang.blogspot.com/2015/03/10-contoh-peluang-usaha-bisnis-online.html

 

Minggu, 15 November 2015

KARANGAN


NAMA  : ANINDYA PURNAMA EFFENDI
NPM      : 21213054
KELAS    : 3EB24

Karangan adalah karya tulis hasil dari kegiatan seseorang membuat kerangka karangan untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Berikut ini adalah jenis-jenis karangan
1.       Narasi
Narasi dikenal sebagai cerita. Pada narasi terdapat peristiwa atau kejadian dalam suatu waktu. Didalamnya terdapat konflik. Narasi besisi fakta dan fiksi, fakta disebut narasi eksposisi, sedangkan narasi yang berisi fiksi disebut sugestif
Pola narasi dengan urutan awal – tengah – akhir
-          Awal biasanya berisi pengenalkan suasana dan tokoh cerita.
-          Tengah merupakan bagian konflik
-          Akhir ceritanyang mereda ini memiliki cara mengungkapkan bermacam-macam, ada ceritanya panjang, ada yang singkat, ada pula yang menggantungkan ceritanya agar pembaca menebak-nebak sendiri
2.       Deskripsi
Deskripsi adalah karangan yang berisi gambaran mengenai suatu hal atau kejadian sehingga pembicara seolah-olah melihat, merasa atau mendengarkan hal tersebut
Ciri-ciri eksposisi
-          Melukis dan menggambarkan suatu objek tertentu
-          Penulisannya menggunakan metode realistis (objektif), impresiotis (subjektif), atau sikap penulis
3.       Eksposisi
Eksposisi adalah bentuk karangan memaparkan memberi keterangan menjelaskan memberikan informasi sejelas-jelasnya.
Ciri-ciri eksposisi
-          Memberikan informasi untuk pembacanya
-          Informasi disajikan secara fakta
-          Tidak berusaha mempengaruhi pembaca
4.       Argumentasi
Argumentasi adalah karangan yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca terhadap suatu masalah dengan alasan, bukti dan contoh nyata
Ciri-ciri argumentasi
-          Mengemukakan pendapat dari suatu topic
-          Bertujuan untuk menyakinkan pembaca
5.       Persuasi
Persuasi adalah karangan yang bertujuan untuk membujuk pembicara agar mau mengikuti kemauan dan ide penulis di sertai bukti dengan contoh kongkrit

sumber :