Kamis, 31 Oktober 2013

Bisnis Waralaba



BISNIS WARALABA





NAMA   : ANINDYA PURNAMA EFFENDI
NPM      : 21213054
KELAS  : 1EB21






I.             Pendahuluan
Bisnis Waralaba adalah penjualan paket usaha komprehensif dan siap pakai yang mencakup merek dagang, material dan pengolaan manajem.
II.           Isi
Dibawah ini ada beberapa contoh bisnis waralaba di Indonesia
1.    Ayam Lepas


Menu ayam memang sangat digemari oleh berbagai kalangan, remaja, orang dewasa sampe orang tua sekalipun menyukai ayam. Kita sering dengar ayam goreng, ayam KFC, Mc donals dan sebagainya tetapi ada yang unik nih yang baru saya temukan, yaitu Ayam Lepas. Unik sekali ya namanya. Ternyata tidak hanya namanya saja yang bisa menarik pengunjung untuk makan di rumah makan tersebut tetapi rasanya pun juga lezat.
Menu ayam ala Ayam Lepaas menawarkan sensasi pedas namun dengan cita rasa mantap yang pas. Nama Ayam Lepaas sendiri diambil berdasarkan rasa dari ayamnya yaitu lezat dan pedas. Selain nama dari tempat yang cukup unik jika dibandingkan cafe sejenis pada umumnya, ada berbagai macam olahan makanan yang  ditawarkan, mulai dari ayam goreng, lele, burung puyuh, yang disajikan bersama sayur seperti timun, kol serta selada, dan juga dilengkapi dengan 2 jenis sambel yang akan membuat sensasi di lidah anda. Namun dari kesemuanya itu ayam lepas merupakan menu khas yang sangat digemari oleh pengunjung, karena dagingnya yang begitu lembut juga ditambah keharuman dari aroma daging yang diolah dengan bumbu rahasia dapur . Yang pasti menu ini sangat menggoda selera bagi yang mencicipinya.
2.    Alfamart


Tidak asing lagi bagi anda jika mendengar kata Alfamart. Alfamart merupakan tempat belanja terkenal bahkan ada diberbagai kota dan sampe ke kampun-kampung. Alfamart bermula dari perusahaan datang aneka produk oleh Djoko Susanto dan keluarga. Pada awalnya sebelum berkembang pesat seperti sekarang ini, alfamart berdiri menjadi Alfa Minimarket dan pertama beroperasi di Karawaci, Tangerang banten. Perkembangan alfamart terbilang sangat cepat bahkan sekarang mempunyai gerai kurang lebih sebanyak 3500 gerai di indonesia.
3.    Kebab Turki Baba Rafi

Jika anda berjalan-jalan dimalam hari anda pasti menemukan kebab, ada berbagai banyak Merk Kebab, tetapi pernahkah anda menemukan Kebab Turki Baba Rafi, pastinya sering kan anda menemukannya. Kebab Turki Baba Rafi merupakan sebuah waralaba kebab yang didirikan tahun 2005 di Surabaya dan sekitar tahun 2010, kantor pusatnya berpindah ke Jakarta saat ini  Kebab Turki mempunyai lebih dari 1000 gerai di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
III.         Penutup
Kesimpulan
Bisnis Waralaba merupakan hak untuk pemanfaatan atau penggunaan ciri khas usaha yang dimiliki orang lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka menyediakan penjualan barang atau jasa.
IV.        Daftar Pustaka

Sabtu, 19 Oktober 2013

tugas minggu 4 (pengantar bisnis)



Nama dan NPM : Anindya Purnama Effendi (21213054)
                               Iren Karina (24213465)
                               Nopi Duwi Haryati (26213490)
Kelas                         : 1EB21
TUGAS  MINGGU 4 :
1.    SEBUTKAN PERBEDAAN WIRASWASTA  DAN WIRASWASTAWAN SERTA  UNSUR APA YG DIMILIKI  WIRASWASTA
Jawab :
Wiraswasta adalah suatu usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau organisasi untuk memberikan nilai tambah terhadap sesuatu produk sehingga memberi kepuasan lebih kepada pelanggan.
Orang yang melakukan kegiatan wiraswasta disebut sebagai seorang wiraswastawan. Wiraswastawan juga sering disebut sebagai seorang inovator, karena kegiatan yang dilakukannya merupakan sesuatu yang benar-benar baru atau orisinil.
Unsur-Unsur Penting Wiraswasta :
a)    unsur pengetahun         : mencirikan tingkat penalaran yang memiliki seseorang
b)    unsur keterampilan        : pada umumnya diperoleh melalui latihan dan pengalaman kerja nyata
c)    unsur sikap mental         : menggambarkan reaksi sikap dan mental seseorang ketika menghadapi sesuatu situasi. Untuk berwiraswasta, secara umum dituntut adanya sikap mental yang fleksibel, sesuai dengan tuntutan dan perkembangan keadaan, dinamis, kreatif, dan penuh inisiatif.
d)    unsur kewaspadaan      : paduan unsur pengetahuan dan sikap mental dalam menghadapi keadaan yang akan datang.
2.    BAGAIMANA PERKEMBANGAN  FRANCHISING  DI INDONESIA SEARCHING  DI INTERNET!
Jawab :
Di Indonesia, sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yaitu dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Perkembangan kedua dimulai pada tahun 1970-an, yaitu dengan dimulainya sistem pembelian lisensi plus, yaitu franchisee tidak sekedar menjadi penyalur, namun juga memiliki hak untuk memproduksi produknya. Agar waralaba dapat berkembang dengan pesat, maka persyaratan utama yang harus dimiliki satu teritori adalah kepastian hukum yang mengikat baik bagi franchisor maupun franchisee. Karenanya, kita dapat melihat bahwa di negara yang memiliki kepastian hukum yang jelas, waralaba berkembang pesat, misalnya di AS dan Jepang. Tonggak kepastian hukum akan format waralaba di Indonesia dimulai pada tanggal 18 Juni 1997, yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) RI No. 16 Tahun 1997 tentang Waralaba. PP No. 16 tahun 1997 tentang waralaba ini telah dicabut dan diganti dengan PP no 42 tahun 2007 tentang Waralaba. Selanjutnya ketentuan-ketentuan lain yang mendukung kepastian hukum dalam format bisnis waralaba adalah sebagai berikut:
  • Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 259/MPP/KEP/7/1997 Tanggal 30 Juli 1997 tentang Ketentuan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba.
  • Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 31/M-DAG/PER/8/2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba
  • Undang-undang No. 14 Tahun 2001 tentang Paten.
  • Undang-undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek.
  • Undang-undang No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang.
Banyak orang masih skeptis dengan kepastian hukum terutama dalam bidang waralaba di Indonesia. Namun saat ini kepastian hukum untuk berusaha dengan format bisnis waralaba jauh lebih baik dari sebelum tahun 1997. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya payung hukum yang dapat melindungi bisnis waralaba tersebut. Perkembangan waralaba di Indonesia, khususnya di bidang rumah makan siap saji sangat pesat. Hal ini ini dimungkinkan karena para pengusaha kita yang berkedudukan sebagai penerima waralaba (franchisee) diwajibkan mengembangkan bisnisnya melalui master franchise yang diterimanya dengan cara mencari atau menunjuk penerima waralaba lanjutan.
3.    BERI 5 CONTOH RIIL USAHA FRANCHISING YG BERGERAK DI BIDANG :
- PENDIDIKAN
- KESEHATAN
- SALON & PERAWATAN
- MAKANAN DALAM NEGERI /LOKAL
- OTOMOTIF

Pendidikan : 
1.    Primagama
2.    LP3I
3.    ITutorNet
4.    International Language Programs (ILP)
5.    Town for Kids
Kesehatan :
1.    Apotek K-24
2.    Medicine Shoppe
5.    Rebel Gym
Salon & Perawatan :
1.    Erha Clinic
2.    Lutuye Salon
3.    MY Salon
4.     Dewi Sri Spa
5.    Lifespa Fitness & Spa
Makanan :
1.    KFC
2.    Starbucks
3.    J.co
4.    McDonald
5.    Pizza hut
Otomotif :
1.    Shop&Drive
2.    Auto Bridal
3.     MACSAUTO
4.    King Auto Interior
5.    Raja Motor
4.  JELASKAN PERBEDAAN KEWIRAUSAHAAN DENGAN BISNIS  KECIL DENGAN CONTOH KASUS  YG NYATA

Jawaban        :
-          Kewirausahaan      : sikap, jiwa, dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bemilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain.
a)    Dikelola bukan oleh pemilik
b)    Struktur organisasi kompleks
c)    Pemilik hanya mengenal sedikit karyawan
d)    Presentase kegagalan rendah
e)    Banyak ahli manajemen
f)     Modal jangka panjang relatif mudah didapatkan

-          Bisnis Kecil  : usaha yang dimiliki dan dikelola secara bebas, bisnis kecil ini tidak mendominasi pasar.
a)    Umumnya dikelola pemilik
a.    2.     Struktur organisasi sederhana
b.    3.     Pemilik mengenal karyawan
b)    Presentase kegagalan perusahaan tinggi
c)    Kekurangan manajer yang ahli
d)    Modal jangka panjang sulit diperoleh