Nama :
Anindya Purnama Effendi
Npm :
21213054
Kelas :
4EB24
- Karakteristik Akuntansi Internasional
a.
Bisnis
internasional
b.
Hilangnya
batasan-batasan antar negara era ekonomi global sering sulit untuk mengindentifikasi
Negara asal suatu produk atau perusahaan, hal ini terjadi pada perusahaan
multinasional
c.
Ketergantungan
pada perdagangan internasional
- Pengertian Akuntansi Internasional
Akuntansi
memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Sebagai cabang ilmu
ekonomi, akuntansi menyediakan informasi mengenai perusahaan dan transaksinya
untk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh para pengguna informasi
tersebut. Jika informasi yang dilaporkan dapat diandalkan dan bermanfaat, maka
sumber daya yang terbatas itu dapat dialokasikan secara optimal, dan sebaliknya
alokasi sumber daya menjadi kurang optimal jika informasi kurang andal dan
tidak bermanfaat.
Akuntansi Internasional adalah akuntansi untuk
transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antarnegara yang
berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan
pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Akuntansi harus berkembang agar
mampu memberikan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan di
perusahaan pada setiap perubahan lingkungan bisnis.
Dalam dunia usaha akuntansi merupakan suatu alat informasi, dimana
akuntansi memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan.
Akuntansi intenasional memiliki peran yang serupa dengan konteks yang lebih
luas, dimana lingkup pelaporannya adalah untuk perusahaan multinasional dengan
transaksi dan operasi lintas batas Negara atau perusahaan dengan kewajiban
pelaporan kepada para pengguna laporan dinegara lain.
- Pengaruh kebijakan pasar modal dan sektor keuangan
Faktor yang mungkin
banyak menyumbangkan perhatian lebih terhadap akuntansi internasional di
kalangan eksekutif perusahaan, investor, regulator pasar, pembuat standar
akuntansi, dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasional pasar modal
seluruh dunia. Data statistic memperlihatkan bahwa dalam arus modal lintas
batas Negara telah melonjak naik menjadi lebih dari dua puluh kali lipat sejak
tahun 1990. Sementara itu, nilai penawaran sekuritas internasional telah
melonjak naik menjadi lebih dari empat kali lipat dalam periode yang sama, dan
saat ini telah melampaui nilai lebih dari 1,5 triliun dolar. Penawaran
internasional yang berkenaan dengan obligasi (surat utang), pinjaman modal
perusahaan dan prasarana utang lainnya, semua ini telah melonjak naik secara
drastic sejak tahun 1990. Bank investas Russel, Greenwich Associates, Morgan
Stanley, Merrill Lynch dan Grail Partners, semuanya telah memperkenalkan bahwa
investasi perlindungan dana retail secara mendunia akan akan mengalami kenaikan
hingga 2,5 triliun dolar pada tahun 2010. Seluruh kenaikan ini mewakilin
sekitar 14,3% dari tingkat perkembangan tahunan gabungan sejak tahun 2005.
Tampilan 1.1
Dengan makin
terintegrasinya pasar keuangan, kita juga menyaksikan adanya peningkatan dalam
jumlah perusahaan yang terdaftar pada bursa efek di seluruh dunia. Tampilan 1.1
memperlihatkan sejumlah perusahaan asing dan domestik yang terdaftar pada
berbagai bursa efek utama yang ada di dunia. Selama lebih dari sepuluh tahun,
kapitalisasi pasar modal dunia bertambah lebih dari dua kali lipat hingga
mendekati angka sekitar 40 triliun dolar. Federasi Bursa Efek Dunia (Word
Federation of Exchange) melaporkan bahwa meskipun jumlah perusahaan domestic
yang terdaftar dibeberapa tempat meningkat dan ditempat lain justru menurun
dalam paruh pertama decade ini, namun demikian tingkat rata-rata volume
perdagangan tahunan dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar telah melonjak
secara signifikan. Hal ini pada dasarnya disebabkan oleh adanya merger dan
akuisisi yang telah ikut berperan dalam merampingkan beberapa entitas
perusahaan yang terdaftar.
Tampilan 1.2
Beberapa dari peningkatan yang paling
mengesankan terjadi justru di pasar-pasar keuangan yang sedang berkembang.
Tampilan 1.2 menunjukan indeks performa bursa saham untuk akhir 2005 dalam kurs
mata uang asing local dan zona waktu internasional. Sebagaimana dapat dilihat
pada tampilan tersebut, transaksi yang terjadi di bursa saham Negara-negara
yang secara ekonomi sedang berkembang secara umum melampaui performa transaksi
di Negara-negara industry yang telah maju. Sebagai akibatnya, anggapan umum
yang lebih menyarankan para investor untuk berinvestasi di negaranya
masing-masing telah makin ditinggalkan, dan kini para penanam modal dapat
mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari berbagai peluang investasi yang
paling menarik di manapun iya berada.
Tiga wilayah dengan pasar modal
terbesar diwilayah benua Amerika, Asia-Pasifik dan Eropa termasuk juga di
dalamnya Afrika dan Timur Tengah.
Sumber :
2.
Frederick
D.S. Choi dan Gary K. Meek. 2012. Internasional Accounting. Jakarta. Salemba Empat



Tidak ada komentar:
Posting Komentar