Minggu, 02 April 2017

Akuntansi Internasional




Nama             : Anindya Purnama Effendi
Npm               : 21213054
Kelas              : 4EB24

  1. Karakteristik Akuntansi Internasional
a.      Bisnis internasional
b.      Hilangnya batasan-batasan antar negara era ekonomi global sering sulit untuk mengindentifikasi Negara asal suatu produk atau perusahaan, hal ini terjadi pada perusahaan multinasional
c.       Ketergantungan pada perdagangan internasional
  1. Pengertian Akuntansi Internasional
Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Sebagai cabang ilmu ekonomi, akuntansi menyediakan informasi mengenai perusahaan dan transaksinya untk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh para pengguna informasi tersebut. Jika informasi yang dilaporkan dapat diandalkan dan bermanfaat, maka sumber daya yang terbatas itu dapat dialokasikan secara optimal, dan sebaliknya alokasi sumber daya menjadi kurang optimal jika informasi kurang andal dan tidak bermanfaat.
Akuntansi Internasional adalah akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antarnegara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Akuntansi harus berkembang agar mampu memberikan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan di perusahaan pada setiap perubahan lingkungan bisnis.
Dalam dunia usaha akuntansi merupakan suatu alat informasi, dimana akuntansi memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan. Akuntansi intenasional memiliki peran yang serupa dengan konteks yang lebih luas, dimana lingkup pelaporannya adalah untuk perusahaan multinasional dengan transaksi dan operasi lintas batas Negara atau perusahaan dengan kewajiban pelaporan kepada para pengguna laporan dinegara lain.

  1. Pengaruh kebijakan pasar modal dan sektor keuangan
Faktor yang mungkin banyak menyumbangkan perhatian lebih terhadap akuntansi internasional di kalangan eksekutif perusahaan, investor, regulator pasar, pembuat standar akuntansi, dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasional pasar modal seluruh dunia. Data statistic memperlihatkan bahwa dalam arus modal lintas batas Negara telah melonjak naik menjadi lebih dari dua puluh kali lipat sejak tahun 1990. Sementara itu, nilai penawaran sekuritas internasional telah melonjak naik menjadi lebih dari empat kali lipat dalam periode yang sama, dan saat ini telah melampaui nilai lebih dari 1,5 triliun dolar. Penawaran internasional yang berkenaan dengan obligasi (surat utang), pinjaman modal perusahaan dan prasarana utang lainnya, semua ini telah melonjak naik secara drastic sejak tahun 1990. Bank investas Russel, Greenwich Associates, Morgan Stanley, Merrill Lynch dan Grail Partners, semuanya telah memperkenalkan bahwa investasi perlindungan dana retail secara mendunia akan akan mengalami kenaikan hingga 2,5 triliun dolar pada tahun 2010. Seluruh kenaikan ini mewakilin sekitar 14,3% dari tingkat perkembangan tahunan gabungan sejak tahun 2005.


                                                  Tampilan 1.1
Dengan makin terintegrasinya pasar keuangan, kita juga menyaksikan adanya peningkatan dalam jumlah perusahaan yang terdaftar pada bursa efek di seluruh dunia. Tampilan 1.1 memperlihatkan sejumlah perusahaan asing dan domestik yang terdaftar pada berbagai bursa efek utama yang ada di dunia. Selama lebih dari sepuluh tahun, kapitalisasi pasar modal dunia bertambah lebih dari dua kali lipat hingga mendekati angka sekitar 40 triliun dolar. Federasi Bursa Efek Dunia (Word Federation of Exchange) melaporkan bahwa meskipun jumlah perusahaan domestic yang terdaftar dibeberapa tempat meningkat dan ditempat lain justru menurun dalam paruh pertama decade ini, namun demikian tingkat rata-rata volume perdagangan tahunan dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar telah melonjak secara signifikan. Hal ini pada dasarnya disebabkan oleh adanya merger dan akuisisi yang telah ikut berperan dalam merampingkan beberapa entitas perusahaan yang terdaftar.
                                                 Tampilan 1.2
                                                    
Beberapa dari peningkatan yang paling mengesankan terjadi justru di pasar-pasar keuangan yang sedang berkembang. Tampilan 1.2 menunjukan indeks performa bursa saham untuk akhir 2005 dalam kurs mata uang asing local dan zona waktu internasional. Sebagaimana dapat dilihat pada tampilan tersebut, transaksi yang terjadi di bursa saham Negara-negara yang secara ekonomi sedang berkembang secara umum melampaui performa transaksi di Negara-negara industry yang telah maju. Sebagai akibatnya, anggapan umum yang lebih menyarankan para investor untuk berinvestasi di negaranya masing-masing telah makin ditinggalkan, dan kini para penanam modal dapat mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari berbagai peluang investasi yang paling menarik di manapun iya berada.
Tiga wilayah dengan pasar modal terbesar diwilayah benua Amerika, Asia-Pasifik dan Eropa termasuk juga di dalamnya Afrika dan Timur Tengah. 
Sumber :
2.      Frederick D.S. Choi dan Gary K. Meek. 2012. Internasional Accounting. Jakarta. Salemba Empat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar