Minggu, 02 April 2017

Sistem Akuntansi Keuangan Lima Negara



Nama             : Anindya Purnama Effendi
Npm               : 21213054
Kelas              : 4EB24

  1. Prancis
Prancis merupakan penyokong utama dalam kesamaan akuntansi nasional. Menteri Ekonomi Nasional menyetujui Plan Comptable General (undang-undang akuntansi nasional) formal yang pertama pada September 1947. Sebuah ketentuan yang telah direvisi mulai berjalan pada tahun 1957. Revisi selanjutnya dari ketentuan tersebut dibuat pada tahun 1982 di bawah pengaruh frounth directive of the European Union. Pada tahun 1986, ketentuan tersebut diperluas unutk mengimplementasikan persyaratan Seventh Directive Uni Eropa pada Laporan keuangan gabungan dan selanjutnya direvisi lagi pada tahun 1999.
Plan Compatible General berisi :
-          Tujuan dan prinsip laporan keuangan dan akuntansi keuangan
-          Definisi asset, utang, ekuitas pemegang saham, pendapatan dan pengeluaran.
-          Aturan-aturan valuasi dan pengakuan
-          Daftar akun, persyaratan penggunaannya, dan persyaratan tata buku lainnya yang telah distandardisasi.
-          Contoh laporan keuangan dan aturan presentasinya.
Akuntansi prancis sangat terhubung dengan ketentuan yang memungkinkan untuk mengabaikan fakta bahwa legislasi komersial (misalnya, Code de Commerce) dan undang-undang perpajakan yang mengatur banyak akuntansi dan laporan keuangan Prancis yang sebenarnya. Kedua hal ini telah mendahului ketentuan tersebut. Code de Commerce telah ada pada tahun 1673 dan ordonansi Colbert pada tahun 1681 (menteri keuangan pada masa Louis XIV) dan dibuat oleh Napoleon pada tahun 1807 sebagai sebuah bagian dari system hokum yang dia ciptakan, berdasarkan pada hokum yang tertulis. Undang-undang pajak penghasilan yang pertama dibuat pada tahun 1914, dengan demikian menghubungkan perpajakan dan keharusan untuk menyimpan catatan akuntansi.
Dasar utama untuk regulasi di Prancis adalah undang-undang Akuntansi 1983 dan Dekrit Akuntansi 1983, yang menjadikan Plan Comptable General suatu kewajiban bagi semua perusahaan. Kedua naskah tersebut dimasukan dalam Code de Commerce. Undang-undang komercial dalam Code de Commerce memiliki ketentuan akuntansi dan laporan yang luas. Persediaan asset dan utang tahunan diperlukan. Tinjauan yang baik dan benar untuk laporan keuangan harus diberikan, dan catatan akuntansi tertentu diberikan peranan khusus dalam kelanjutan hokum tertentu. Catatan akuntansi, yang secara hukum memberikan bukti  dan verifikasi sanggat dianggap sebagai sumber informasi untuk mengambil keputusan.
Setiap perusahaan harus membuat sebuah panduan akuntansi jika dianggap perlu untuk memahamidan mengatur proses akuntansi. Pada tingkat minimum, panduan tersebut meliputi grafik keuangan dan penjelasan tentang keseluruhan system akuntansi, deskripsi semua pengolahan dan pengaturan data, sebuah pernyataan komprehensif tentang prinsip-prinsip akuntansi yang mendasari laporan keuangan tahunan, dan prosedur yang digunakan dalam mandate akuntansi persediaan tahunan
Undang-undang perpajakan juga sangat mempengaruhi akuntansi di Prancis. Pengeluaran bisnis bisa dikurangi untuk pajak jika benar-benar dibukukan dan dituliskan dalam laporan keuangan tahunan.
           
            Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Ada lima perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di Prancis.
1)      Counseii National de la Comptabilite, atau CNC (Badan Akuntansi Nasional)
2)      Comite de la Reglementation Comptable, atau CRC (Komite Regulasi Akuntansi)
3)      Autorite des Marches Financiers, atau AMF (Otoritas Pasar keuangan)
4)      Ordre des Experts-Comptables, atau OEC (Institute Akuntansi Publik)
5)      Compagnie Nationale des Commissaires aux Comptes, atau CNCC (Institut Nasional Undang-undang Auditor)
CNC terdiri atas 58 anggota yang mewakili profesi akuntansi, pegawai sipil, dan atasan, persatuan dagang, dan kelompok-kelompok sector swasta lainnya. Terhubung dengan kementrian ekonomi dan keuangan, CNC mengeluarkan peraturan dan rekomendasi pada masalah-masalah akuntansi dan memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjalankan peraturan tersebut. CNC mengonsultasikan masalah-masalah akuntansi yang memerlukan regulasi, tapi tidak memiliki kekuatan peraturan atau pelaksanaan. Sebagian besar pekerjaan teknis CNC dilakukan oleh komite dan staff anggota CNC. Sebuah Urgent Issues Committee tergabung dalam CNC untuk menyelesaikan masalah-masalah akuntansi yang memerlukan resolusi yang cepat. Penunjukan dalam CNC sangat bergengsi, dan rekomendasi yang sangat berbobot.
CRC didirikan pada tahun 1998 dikarenakan kebutuhan akan cara menyediakan otoritas peraturan yang luwes dan cepat untuk standar akuntansi. CRC mengubah peraturan dan rekomendasi CNC menjadi regulasi yang sangat meningkat. Dibawah kekuasaan hukum dan Kementrian Ekonomi dan Keuangan, CRC memiliki 15 anggota yang diantaranya merupakan perwakilan dari Kementrian yang berbeda, CNC, AMF OEC dan CNCC dan hakim dari dua pengadilan tertinggi di Prancis. Regulasi CRC dipublikasikan dalam official Journals of the  French Republic setelah mendapatkan persetujuan menteri. Jadi, CRC memiliki kekuatan pengaturan yang sebenarnya.
Organisasi AMF yang sepadan dengan Securities dan Exchange AS memiliki pengaruh penting yang terbatas pada susunan standar akuntansi. AMF mengawasi masalah-masalah pasar yang baru dan operasi pasar modal regional dan nasional. AMF memiliki otoritas untuk mengeluarkan aturan laporan dan pengungkapkan tambahan untuk perusahaan-perusahaan yang terdaftar. Presiden Prancis mengangkat ketua AMF dan komisi departemen pemerintah lainnya. AMF bertanggung jawab untuk melaksanakan pemenuhan persyaratan laporan oleh perusahaan-perusahaan Prancis yang terdaftar.
Akuntan dan auditor Prancis diwakili oleh dua badan OEC dan CNCC, walaupun adanya kesamaan dalam keanggotaannya. Sebenarnya, 80% dari akuntansi Prancis yang baik memenuhi persyaratan untuk keduanya. Dua badan professional tersebut mempertahankan hubungan dan kerja sama yang erat pada masalah-masalah yang sama. Keduanya berpartisipasi dalam pengembangan standar akuntansi melalui CNC dan CRC dan mewakili Prancis dan IASB.

                   Patokan Akuntansi
Perusahaan-perusahaan prancis yang terdaftar mengikuti IFRS dalam laporan keuangan gabungan mereka, dan perusahaan-perusahaan yang tidak terdaftar juga mempunyai pilihan ini. Namun, semua perusahaan Prancis harus mengikuti regulasi tetap dari ketentuan pada tingkat perusahaan pribadi. Akuntansi untuk perusahaan pribadi merupakan dasar hukum untuk membagikan dividen dan menghitung penghasilan wajib pajak.
Laporan keuangan yang digunakan
1)      Neraca
2)      Laporan Laba Rugi
3)      Catatan atas laporan keuangan
4)      Laporan direktur
5)      Laporan auditor


  1. Jerman
Iklim akuntansi Jerman terus berubah semenjak akhir perang Dunia II. Pada masa itu akuntansi bisnis menekankan daftar akun nasional dan seksional (seperti di Prancis). Commercial Code menerapkan beragam prinsip tentang “pembukuan yang rapi” dan audit yang mandiri hampir tidak selamat dari perang.
Corporation Law tahun 1965 memindahkan system laporan keuangan Jerman ke arah pemikiran inggris-amerika (hanya perusahaan besar). Dibutuhkan lebih banyak pengungkapan, penggabungan terbatas, dan laporan manajemen perusahaan. Laporan manajemenn dan persyaratan audit tambahan menjadi persyaratan hukum melalui Corporate Publicity Law tahun 1969.
Pada awal tahun 1970 an, uni eropa mulai mengeluarkan perintah menyelarasannya, di mana Negara-negara anggotanya wajib untuk menggabungkan diri dengan undang-undang nasionalnya. Perintah uni eropa keempat, ketujuh dan kedelapan semuanya memasuki undang-undang jerman melalui Comprehensive Accounting Act pada 19 Desember 1985. Legislasi ini sangat luar biasa karena :
1)      Menggabungkan semua persyaratan akuntansi, laporan keuangan, pengungkapan dan audit jerman kedalam satu undang-undang.
2)      Undang-undang tunggal ini ditetapkan menjadi buku ketiga dari German Commercial Code (HGB), sehingga bisa diterapkan untuk semua entitas bisnis, dari kemitraan terbatas hingga perusahaan pribadi dan public, dan
3)      Peraturan ini sebagian besar dudasarkan pada konsep dan praktik eropa.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Sebelum tahun 1998, Jerman tidak memiliki fungsi menyusunan standar akuntansi keuangan, karena hanya dipahami oleh Negara-negara yang berbahasa inggris. German Institute memberikan konsutasi tentang beragam proses pembuatan undang-undang yang memengaruhi akuntansi dan laporan keuangan, tapi persyaratan hukum merupakan kekuasaan tertinggi. Konsultasi yang sama diberikan oleh Frankfurt Stock Exchage, persatuan dagang jerman dan akademi akuntansi. Undang-undang tahun 1998 tentang kendali dan transparansi (disingkat KonTrag) memperkenalkan persyaratan bagi Menteri Kehakiman untuk mengakui dewan susunan standar nasional untuk memberikan tujuan-tujuan sebagai berikut :
-          Mengembangkan rekomendari untuk penerapan standar akuntansi pada laporan keuangan gabungan.
-          Menganjurkan Menteri Kehakiman mengenai standar akuntansi yang baru.
-          Mewakili Jerman dalam organisasi akuntansi interasional

Laporan Keuangan
Undang-undang Jerman menerapkan persyaratan akuntansi, audit, dan laporan keuangan yang berbeda bergantung pada ukuran perusahaan alih-alih pada bentuk organisasi bisnisnya. Ada tiga kelas ukuran usaha kecil, menengah dan besar ditentukan berdasarkan total neraca, total penjualan tahunan, dan jumlah pegawai. Undang-undang menerapkan isi dan format laporan keuangan, yang mencangkup hal-hal berikut:
1)      Neraca
2)      Laporan laba Rugi
3)      Catatan
4)      Laporan manajemen
5)      Laporan auditor
Perusahaan-perusahaan kecil dibebaskan dari persyaratan audit dan diperbolehkan untuk menyusun sebuah neraca singkat. Perusahaan-perusahaan kecil dan menengah dipebolehkan menyusun laporan laba rugi singkat. Perusahaan-perusahaan kecil dan menengah juga memiliki persyaratan pengungkapan yang lebih sedikit untuk catatan mereka. Sebuah laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas pemilik diharuskan untuk laporan keuangan gabungan tapi tidak untuk laporan keuangan perusahaan pribadi.

            Pengukuran Akuntansi
Berdasarkan Commercial code (HGB), metode pembelian (akuisisi), merupakan metode gabungan yang mendasar, tapi penyatuan kepentingan bisa diterima dalam keadaan tertentu. Ada dua bentuk metode yang diizinkan yaitu metode nilai buku dan metode revaluasi. Asset dan utang dari badan usaha yang diakuisisi dinaikan pada nilai yang ada, dan setiap jumlah yang ditinggalkan merupakan goodwill, yang bisa digunakan untuk  menutup kerugian dalam ekuitas atau amortisasi secara sistematis melebihi masa manfaatnya. Undang-undang menyebutkan bahwa 4 tahun sebagai periode amortisasi berkala, tapi dalam jangka waktu 15 tahun merupakan hal yang wajar. Metode ekuitas digunakan untuk assosiasi yang memiliki 20% atau lebih kepemilikan, tapi hanya dalam laporan keuangan gabungan. Usaha bersama bisa dihitung dengan menggunakan penggabungan proporsional maupun metode ekuitas.
  1. Republic Ceko
Republic Ceko (CR) terletak di eropa tengah dan berbatasan dengan Jerman di sebelah barat dan barat laut, Austria di selatan, Republik Slovakia di timur, dan Polandia di utara. Wilayahnya merupakan bagian dari kerajaan Astro-Hungaria selama hamper 300 tahun, dipimpin oleh monarki Austria, Hapsburg. Kerajaan tersebut runtuh pada akhir perang dunia I dan Negara mereka Czehosiovakia didirikan pada tahun 1918. Antara dua perang dunia, Czehosiovakia merupakan sebuah demokrasi parlementer yang makmur dengan hak suara yang universal. Hal ini berakhir pada tahun 1918, ketika inggris dan Prancis mengizinkan Nazi Jerman untuk mencaplokan wilayah perbatasan jerman dengan Ceko. Dalam satu tahun, Hitler mengatur sebagian Negara tersebut dan kependudukan. Nazi pun mulai, setelah akhir Perang Dunia II, pemilihan umum tahun 1946 dan gerakan politik selanjutnya membawa partai komunis merebut kekuasaan. Hal ini memulai dominasi Uni Soviet terhadap Ceko, yang bertahan hingga tahun 1989. Pemecahan internal dalam rezim Uni Soviet dan runtuhnya pemerintahan komunis Ceko pada tahun itu menghadirkan adanya Velvet Revolution dan pendirian sebuah pemerintahan baru. Pada tahun 1993, Ceko secara damai terbagi menjadi dua Negara, Republik Ceko dan Republik Slovakia.
Akuntansi di Republik Ceko terlah berganti arah beberapa kali, seiring dengan sejarah politik negaranya. Praktik dan prinsip akuntansinya digambarkan oleh Negara-negara berbahasa Jerman di Eropa hingga akhir Perang Dunia II. Selanjutnya dengan pembangunan ekonomi sentral, praktik akuntansi didasarkan pada contoh Soviet. Kebutuhan administratif dari berbagai lembaga pemerintahan yang penting dipenuhi melalui fitur-fitur tertentu seperti penyeragaman akun, metode akuntansi yang rinci, dan penyeragaman laporan keuangan, wajib bagi semua badan usaha. Sebuah focus pada produksi dan pembiayaan, berdasarkan harga perolehan, ditekankan melalui laporan  eksternal. Sebuah system akuntansi biaya dan keuangan gabungan menggunakan prinsip penetapan harga yang sama dengan prinsip-prinsip lainnya.

            Regulasi dan Pelaksaan Akuntansi
Commercial Code yang baru dibuat oleh parlemen Ceko pada tahun 1991 dan mulai efektif pada 1 januari 1992. Dipengaruhi oleh akar undang-undang perdagangan Austria yang lama dan mencontoh pada undang-undang perdagangan Jerman, Commercial Code memperkenalkan sejumlah legislasi dasar yang berhubungan dengan bisnis. Legislasi ini berisi persyaratan untuk Laporan keuangan tahunan, pajak-pajak penghasilan, audit dan pertemuan rapat pemegang saham.
Accountancy Act, yang menentukan persyaratan untuk akuntansi, dikeluarkan pada tahun 1991 dan mulai efektif pada 1 januari 1993. Berdasarkan pada Fourth and Seventh Directives dari Uni Eropa, undang-undang tersebut menerapkan penggunaan daftar perkiraan untuk pembukuan catatan dan penyusunan Laporan keuangan. Hal ini berkembang sangat signifikan dan mulai berpengaruh mulai 1 Januari 2002 dan 204, terutama untuk mendekatkan akuntansi Ceko dengan IFRS. Menteri Keuangan bertanggung jawab untuk prinsip-prinsip akuntansi. Dekrit menteri keuangan menerapkan praktik pengukuran dan pengungkapan yang bisa diterima yang harus diikuti oleh perusahaan. Jadi, akuntansi di Republik Ceko dipengaruhi oleh Commercial Code, Accountancy Act, dan Dekrit Menteri keuangan.
           
            Laporan Keuangan
            Laporan keuangan harus bersifat komparatif, terdiri atas :
1)      Neraca
2)      Akun keuntungan dan kerugian (laporan laba rugi)
3)      Catatan

Pengukuran Akuntansi
Metode akuisisi digunakan untuk menghitung penggabungan usaha. Goodwill yang muncul dari penggabungan usaha dimasukan kedalam tahun pertama penggabungan atau dikapitalisasi dan diamortisasi selama tidak lebih dari 20 tahun. Metode ekuitas digunakan untuk perusahaan-perusahaan rekanan, tingkat pertukaran akhir tahun digunakan untuk mentranlasikan laporan laba rugi dan neraca dari cabang luar negeri. Tidak ada garis pedoman untuk laporan penyesuaian translasi mata uang asing.
Asset-aset berwujud dan tidak berwujud dinilai berdasarkan biaya dan dihapus pada umur ekonomis yang diharapkan. Persediaan nilai pada biaya rendah atau nilai bersih yang dicapai, dan FIFO serta metode rata-rata memungkinkan adanya asumsi aliran biaya (LIFO tidak). Biaya riset dan pengembangan bisa dikapitalisasi. Asset-aset yang dipinjamkan biasanya tidak dikapitalisasi. Pajak penghasilan yang ditangguhkan diberikan sepenuhnya untuk semua selisih sementara. Kemungkinan tak terduga dicatat ketika mungkin terjadi dan bisa diperkirakan.
  1. Belanda
Belanda memiliki undang-undang akuntansi dan persyaratan laporan keuangan yang cukup bebas tapi standar praktik professional sangat tinggi. Belanda merupakan sebuah Negara hukum, namun akuntansinya diorientasikan ke arah kewajaran penyajian. Laporan keuangan dan akuntansi pajak merupakan dua aktivitas yang terpisah. Lebih lanjut lagi, orientasi kewajaran yang dikembangkan tanpa adanya pengaruh kuat dari bursa saham. Inggris dan amerika serikat telah memengaruhi akuntansi belanda seperti dari Negara-negara benua Eropa lainnya. Tidak seperti norma di eropa, profesi akuntansi telah memiliki pengaruh yang signifikan pada standard an regulasi belanda.
 Akuntansi di belanda dianggap sebagai sebuah cabang ekonomi bisnis. Akibatnya, banyak pemikiran ekonomi yang dicurahkan untuk topic-topik akuntansi dan khususnya pada  pengukuran akuntansi. Akuntansi professional sangat dihormati seringkali merupakan pengajar seringkali merupakan pengajar paruh waktu. Jadi, pemikiran akademis memiliki pengaruh besar dalam praktik yang berjalan.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
            Regulasi akuntansi di belanda tetap bersifat liberal hingga munculnya Act Annual Financial Statements pada tahun 1970. Undang-undang tersebut merupakan bagian dari program perubahan yang ekstensif dalam legislasi perusahaan dan sebagian dari program perubahan yang ekstensif dalam legislasi perusahaan dan sebagian diperkenalkan untuk menggambarkan keselarasan undang-undang perusahaan yang akan dating dalam Uni Eropa.
            Undang-undang 1970 memperkenalkan audit berdasarkan perintah. Undang-undang tersebut juga menyusun pembentukkan Tripartie Accounting Study Group an melahirkan Enterprise Chamber. Undang-undang tersebut, yang digabungkan dalam undang-undang sipil pada tahun 1975, dikembangkan oleh legislasi pada tahun 1983 untuk menyesuaikan EU Fourth Directivem, selanjutnya dikembangkan lagi pada tahun 1988 untuk menyesuaikan EU Seventh Directive.



Laporan Keuangan
Laporan keuangan yang menurut undang-undang harus disimpan di Belanda, tapi Inggris, Prancis, dan Jerman juga bisa memakainya, laporan keuangan tersebut meliputi:
1)      Necara
2)      Laporan Laba Rugi
3)      Catatan
4)      Laporan Direktur
5)      Informasi lain yang sudah ditentukan
Sebuah laporan arus kas dianjurkan untuk disertakan, dan sebagian besar perusahaan Belanda menyertakannya. Catatan harus menjelaskan prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan dalam valuasi dan penentuan hasil, dan pemikiran dibalik setiap perubahan akuntansi. Laporan direktur membahas posisi keuangan menurut tanggal neraca, dan kinerja selama masa keuangan tersebut. Laporan ini juga memberikan informasi tentang kinerja yang diharapkan selama satu tahun keuangan yang baru dan komentar-komentar mengenai setiap kejadian pasca menyusun neraca.

Pengukuran Akuntansi
Goodwill merupakan selisih antara biaya akuisisi dan nilai wajar dari asset dan utang yang di akuisisi. Selisih ini dikapitalisasi dan diamortisasi berdasarkan manfaatnya, maksimal hingga 20 tahun. Metode ekuitas diperlukan ketika menanam modal menggunakan pengaruh signifikan pada kebijakan bisnis dan keuangan. Usaha patungan bisa dihitung menggunakan metode ekuitas atau penggabungan proporsional. Translasi mata uang sama dengan IFRS. Neraca “entitas asing” ditranslasikan pada tingkat penutupan (akhir tahun), sedangkan laporan laba rugi ditranslasikan pada tingkat penutupan atau rata-rata. Penyesuaian translasi dibebankan kepada ekuitas pemegang saham. Metode temporal digunakan untuk “kegiatan asing langsung” dalam penyesuaian transaksi pada penghasilan.


  1. Inggris
Akuntansi di Inggris berkembang sebagai sebuah ilmu tunggal, secara pragmatis merespons terhadap kebutuhan dan praktik bisnis. Seiring waktu, secara berutut-turut undang-undang perusahaan menambahkan susunan dan persyaratan lainnya, tapi masih memperbolehkan fleksibilitas akuntan dalam penerapan penilaian professional. Sejak tahun 1970-an, sumber paling penting untuk mengembangkan dalam undang-undang perusahaan adalah EU Directive, terutama Fourth dan Seventh Directive. Pada saat yang sama, standar akuntansi dan proses penyusunan standar telah menjadi lebih otoritatif.
Warisan akuntansi Ingggris pada dunia sangatlah mendasar. Inggris merupakan Negara pertama di dunia yang mengembangkan sebuah profesi akuntansi seperti yang kita kenal saat ini. Konsep kewajaran penyajian dari hasil dan posisi keuangan juga berasal dari Inggris. Pemikiran akuntansi professional dan praktiknya dikirimkan ke Australia, Kanada, Amerika Serikat, dan semua bekas jajahan Inggris termasuk Hong Kong, India, Kenya, Selandia Baru, Nigeria, Singapura, dan Afrika Selatan.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Dua sumber utama untuk standar akuntansi keuangan di kerajaan Inggris adalah undang-undang perusahaan dan profesi akuntansi. Kegiatan perusahaan-perusahaan dan profesi akuntansi. Kegiatan perusahaan-perusahaan yang bergabung di Kerajaan Inggris secara luas diatur oleh undang-undang yang disebut undang-undang perusahaan. Undang-undang tersebut telah diperbarui, diperluas dan digabungkan selama bertahun-tahun. Sebagai contoh, pada tahun 1981 EU Fourth Directive diimplementasikan, menambahkan aturan hukum yang menyangkut ketentuan format, prinsip akuntansi, dan akuntansi dasar. Hal ini memperkenalkan format laporan keuangan yang sudah di standarkan kepada inggris untuk pertama kalinya. Perusahaan-perusahaan boleh memilih dari format neraca alternative dan empat format akun laba dan rugi.

            Laporan Keuangan
Laporan keuanga inggris merupakan yang paling komprehensif di dunia. Laporan keuangan biasanya mencakup :
1)      Laporan direktur
2)      Akun laba dan rugi serta neraca
3)      Laporan arus kas
4)      Laporan keseluruhan laba dan rugi
5)      Laporan kebijakan akuntansi
6)      Catatan yang direferensikan dalam laporan keuangan
7)      Laporan auditor

Penghitungan Akuntansi
Inggris memperbolehkan adanya metode akuisisi dan penggabungan akuntansi untuk kombinasi bisnis. Namun, syarat-syarat penggunaan metode penggabungan sangat terbatas hingga hamper tidak pernah digunakan. Di bawah metode akuisisi, goodwill dihitung sebagai selisih antara harga pasar dari uang yang dibayarkan dan harga pasar dari asset bersih yang diakuisisi.

Sumber :
1.      Frederick D.S. Choi dan Gary K. Meek. 2012. Internasional Accounting. Jakarta. Salemba Empat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar